Tips Liburan Aman di Eropa


Berikut hal-hal yang bisa dilakukan agar liburan dapat berjalan lancar dan aman. Ini berdasarkan pengalaman gue travelling di beberapa negara Eropa, termasuk udah mengalami kesialan dicopet di Athens. Cerita lengkapnya di sini.

  1. Selalu persiapkan itinerary sampai detail, rute yang harus ditempuh dari airport ke hotel, dari hotel ke tempat wisata, restoran, dsb. Jika perlu, download offline map dan cek di Youtube tempat-tempat yang rencananya mau dikunjungi. Walaupun mungkin akhirnya ngga jadi didatangi, setidaknya saat di jalanan kita ngga akan bengong celingak-celinguk yang bisa memancing para copet dan scammer.
  2. Kalau sering menggunakan transportasi umum (tram/trolley bus/bus/kereta), coba cek apakah di kota tujuan ada travel card atau travel pass khusus untuk turis (biasanya ada yg valid selama 1, 3, 5 atau 7 hari).
  3. Pisahkan uang tunai, kartu kredit dan debit paling tidak dalam dua tempat/dompet terpisah (satu keep di safety box di hotel untuk cadangan). Pakai wallet yang kecil saja (kalau bisa yang anti-RFID), ngga mencolok dan ngga ribet (dompet LV-nya simpen dulu deh!). Simpan beberapa pecahan kecil di saku celana dan kantong bagian luar tas (kalau ada), supaya gampang kalau perlu uang kecil tanpa perlu mengubek2 isi tas.
  4. Terakhir travelling bulan Maret lalu, sehari-hari gue hanya bawa dompet kecil yang berisi Kartu Extra Jenius (Debit), satu credit card dan sedikit uang tunai yang cukup untuk sekedar jajan beberapa hari. Kalau di Eropa, kebanyakan transaksi yang nilainya kecil (di bawah € 10) pun sudah bisa menggunakan kartu, jadi ngga perlu juga bawa duit tunai ratusan Euro di dompet. Dan kenapa Jenius? Karena Jenius punya fasilitas kartu Extra yang bisa diisi dari rekening utama dan terpisah dari Kartu Utama. Jadi, kalau sampai Kartu Extra ini hilang atau rusak, rekening dan Kartu Utama masih aman dan tetap bisa digunakan. Gue hanya mengisi Kartu Extra ini sejumlah budget yang sudah ditetapkan sebelumnya. Berguna banget deh untuk mengontrol pengeluaran sehari-hari selama liburan.
  5. Gunakan tas berukuran kecil/sedang dan bisa diposisikan di bagian depan badan (sling bag atau backpack). Isi tas dengan hal-hal yang esensial aja supaya kalau perlu mengeluarkan sesuatu ngga ribet harus bongkar-bongkar seisi tas. Bawa make-up seperlunya aja untuk touch up (ngga perlu ya sampai bawa 5 biji lipstick, blush on, brush, maskara, dll)
  6. Gunakan alat pengaman tambahan, seperti wallet chain atau C-Safe™ Pocket Lock (gue beli di Tokopedia). Gue pakai C-Safe™ khusus untuk paspor gue mengingat pengalaman buruk kecopetan di Athens di tahun 2017. Bentuknya seperti ini:
  7. Jangan lupa pasang tampang cuek bin jutek 😀 Penduduk setempat di Eropa rata-rata mukanya memang lempeng aja di tempat umum. Jadi kalau kita cengar-cengir atau terlalu ramah dengan orang asing, kebanyakan selfie di tiap pojokan jalan atau meladeni tukang jualan yang ngga jelas di jalanan, ya itu sama aja kita ‘mengundang’ perhatian copet atau scammer yang pasti selalu ada di setiap spot wisata.

Leave a Reply