Bermain ke Farm House Susu Lembang

Farm House Susu Lembang

Sejujurnya, gue bukan penggemar tempat wisata semacam Farm House, Rumah Sosis atau sejenisnya. Pertama karena biasanya pengunjungnya banyak banget (keluarga dan anak-anaknya) dan ini bisa bikin gue nggak enjoy, dan kedua, menurut gue tempat semacam ini terlalu artifisial dan ‘agak maksa’. Tapi akhirnya sebelum libur Idul Adha kemarin gue mampir juga deh ke tempat ini bareng teman-teman. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Alasannya sih sederhana, kita pengen pergi ke tempat di luar kota Bandung tapi masih cukup mudah dicapai dari downtown. Apalagi ada salah satu teman yang membawa anaknya yang masih kecil, jadi seenggaknya dia bisa bermain di Farm House Susu Lembang dan kita yang dewasa bisa melihat pemandangan lain yang berbeda dari biasanya.

Farm House Susu Lembang adalah taman bermain tematik yang cocok untuk keluarga dan anak-anak. Tempatnya sendiri tidak sebesar dugaan gue sebelumnya. Tiket masuk sebesar Rp 25,000 per orang (di atas 2 tahun) dan bisa ditukarkan dengan sebotol susu/snack atau sebagai diskon di restoran/cafรฉ (T&C applies, pastikan dulu ke pihak restoran/cafรฉ).

Di dalamnya, ada yang namanya Petting Zoo di mana pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan, seperti memberi makan domba dan kelinci dan memberikan susu ke anak-anak sapi. Di area lain, pengunjung juga bisa berfoto dengan beberapa hewan seperti iguana, kelinci, burung, dll (ada additional charge Rp 10,000). Bagus juga buat edukasi untuk anak-anak, mereka bisa belajar mengenal berbagai hewan dari dekat. Oya, untuk memberi makan domba atau kelinci, pengunjung bisa membeli wortel atau sayur lainnya di kios dekat kandang dengan harga bervariasi dari Rp 10,000 – 20,000.

Farm House Lembang Bandung

Kalau dari mata awam gue sih, kelihatannya hewan-hewan di situ terawat baik, bersih dan gemuk. Kandangnya juga bersih. Cuma agak aneh juga melihat si anak sapi disusui sama anak-anak (manusia) pake botol (yang isinya susu dari induknya!). Harusnya emak-emak aktivis ASI protes nih karena hak si anak sapi bonding dengan induknya ngga dipenuhi! ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Selain area interaktif, ada juga bangunan mini replika bangunan Eropa abad pertengahan, taman bunga ala Belanda lengkap dengan kincir angin mini, Wishing Well alias sumur harapan, rumah besar bergaya Eropa (Tudor?), Jembatan Gembok, rumah Hobbit dan Hobbiton, dll. Semuanya cocok untuk foto-foto dan di-posting di Instagram.

Supaya makin menghayati, pengunjung juga bisa menyewa kostum ala orang Eropa (Belanda?) jaman baheula. Walau menurut gue agak ajaib sih berfoto dengan baju noni Belanda di depan rumah Hobbit. ๐Ÿ˜‚ Tapi seperti kata orang bijak: “If it’s not on the gram, then it didn’t happen!” ๐Ÿ˜ Oya, di dekat restoran juga ada taman bermain untuk anak-anak. Jadi sementara si anak sibuk main seluncuran, orang tuanya bisa duduk-duduk sambil ngopi atau berfoto ria di replika bangunan ala Eropa di dekat taman bermain.

Selain coffee shop dan restoran di dekat taman bermain, masih ada juga tempat makan di sisi lain Farm House di dekat toko souvenir (Rumah Tudor) dan taman ala Belanda. Di area ini bangunannya masih bergaya pedesaan Eropa dan makanan yang dijual (kelihatannya) bernuansa Perancis seperti crepes, croissant, dll. Di sini juga ada toko kecil yang menjual berbagai snack serba pisang dan souvenir.

Sebelum pulang, jangan lupa untuk mampir ke Rumah Sosis di dekat pintu masuk/keluar yang menjual berbagi sosis beku, tahu susu Lembang dan cemilan lainnya. Gue agak penasaran sih dengan si tahu susu ini… Tapi gue nggak beli juga karena gue ngga doyan susu! ๐Ÿ˜‚


Baca juga: Lunch by the Paddy Fields at Sapulidi Sawah


 


One Reply to “Bermain ke Farm House Susu Lembang”

  1. hihi jadi ketawa pas baca bagian aktivis ASI. tapi ini tempatnya emang cocok buat bawa anak-anak ya. pasti senang banget mereka

Leave a Reply