Membantu Petani Lewat P2P Lending Crowde
Finance,  Investment

Membantu Petani Lewat P2P Lending Crowde


Selain KoinWorks, ada beberapa platform crowdfunding lain yang juga gue coba. Kalau KoinWorks kelihatannya lebih fokus ke commercial (mayoritas loan di angka ratusan juta untuk keperluan pengembangan usaha atau bridging invoice), ada platform lain yang juga mengemban misi sosial atau idealisme tertentu dengan menyalurkan dana investor ke para peternak, petani atau usaha rumahan, misalnya Crowde. Kita bisa membantu petani lewat P2P Lending Crowde mulai dari Rp 10,000 saja. Ngga berat kan? Selain buat investasi, kita juga membantu memberdayakan petani Indonesia juga. *brb hitung pahala dulu* 

Proyek Permodalan Crowde

Di Crowde ada beberapa model investasi yang bisa dipilih. Ada yang modelnya Loan / pinjaman biasa dengan bunga tertentu, Bagi Hasil dan juga Syariah. Jumlah pinjaman yang dibutuhkan juga beragam, mulai dari jutaan sampai puluhan juta. Tapi jangan salah lho, walaupun nilai pinjamannya rata-rata masih under Rp 100 juta, kebanyakan Peminjam / Petani di situ memegang lebih dari satu proyek. Ada salah satu petani yang nilai total semua proyeknya (yang masih berjalan dan yang sudah selesai) mencapai Rp 2 milyar lebih, padahal gue lihat orangnya masih muda banget! 😆 Menurut gue sih orang-orang kayak gini keren banget ya.. young entrepreneurs who are willing to work hard and get dirty. 😁

Proyek yang ditawarkan sangat beragam. Mulai dari penanaman sayuran, pengadaan beras, ikan, buah, hewan ternak sampai pengadaan pupuk dan keperluan pertanian lain. Tingkat return-nya juga bervariasi, dari yang cuma 1% per 30-40 hari (low risk) sampai 10-15% per 6 bulan (high risk). Ini untuk yang model Pinjaman Berbunga ya.. kalo untuk sistem Bagi Hasil, di awal masih berupa proyeksi aja dan baru tahu angka pastinya setelah proyek selesai.

Seperti halnya platform P2P lain, investor bisa top up wallet dulu dan baru menanamkan modalnya di berbagai proyek pilihannya. Sayangnya (sampai tulisan ini dibuat), Crowde belum punya virtual account khusus untuk setiap investor. Jadi setiap kali kita transfer untuk top up wallet atau membayar proyek yang sudah kita pilih, kita harus info lagi ke pihak Crowde supaya cepat clear.

Hasil Investasi di Crowde

Gue baru beberapa bulan join Crowde dan belum banyak juga sih proyek yang gue ikuti. Tapi sejauh ini, proyek-proyek pinjaman low risk jangka pendek (30-40 hari) berjalan lancar (iya, gue pilih pinjaman berbunga yang pasti aja. Jiwa rentenir sulit dihapuskan! 😆😂) Pokok pinjaman dan bunganya sudah dikembalikan tepat waktu dan sudah gue re-invest lagi. Oiya, kalau di Crowde kita bisa invest berapa aja, angkanya ngga harus bulat, jadi ngga ada dana idle yang jumlahnya ganjil di Wallet.

Seperti halnya investasi dalam bentuk apapun, investasi di Crowde jelas masih ada risikonya. Higher risk, higher return dan sebaliknya. Apalagi produk yang ditawarkan di Crowde ini makhluk hidup dengan faktor risiko yang kadang unpredictable (cuaca, penyakit, cara kerja petani, dll). Jadi jangan lupa untuk selalu diversifikasi portofolio dan jangan hanya mengejar profit.

Happy investing!

 


Baca juga:
Investasi P2P Lending di KoinWorks
Bantu UMKM Lewat Gandeng Tangan
Beternak Online di Angon Indonesia


 


One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *